Sultan's Blog

SULTANTI HERMININGSIH, S.Si. GURU MATEMATIKA SMA 1 MOJOTENGAH WONOSOBO

Hidup adalah belajar, Belajar adalah hidup 07/11/2008

Filed under: Uncategorized — aliyah firzanah @ 7:34 am

HIDUP ADALAH BELAJAR, BELAJAR ADALAH HIDUP

”Apa tujuan dari belajar adalah hidup, hidup adalah belajar itu?”

Kalau kita berasal dari Dia dan kembali kepada Dia, itu harus dilandasi dengan kecintaan., maka tujuan kita mengajari anak kita untuk  mengerti tentang “Belajar adalah Hidup, Hidup adalah Belajar” adalah agar anak kita mulai belajar mencintai Allah, tempat kita kembali.

Konsep “MENDENGAR DAN PATUH” ini sangat penting dalam proses “Hidup adalah Belajar, dan Belajar adalah Hidup” selanjutnya.tapi harus didasari konsep kecintaan mendalam kepadaNya dan karena kecintaan kita kepadaNya.

Dengan dimulai dari mendengar dan patuh dengan lingkup kecil maka anak anak diharapkan akan dapat MENDENGAR DAN PATUH terhadap pesan pesan Allah yang diajarkan melalui Muhammad SAW.

Untuk itulah dalam belajar, kita memerlukan seseorang yang lebih paham akan ilmu untuk mengajari kita dan seseorang yang sudah mempraktekkan ilmu tersebut.

Bila kita ingin menjadi dokter bedah, maka kita belajar dari seorang ahli dokter bedah. Kita juga praktek membedah dibawah pengawasan seorang ahli bedah yang sudah berkali kali membedah. Kita tidak mungkin membedah dengan arahan orang yang belum pernah praktek membedah tapi sudah punya teorinya saja.

Analoginya, kalau ingin belajar mendekatiNya juga ikuti orang orang yang dekat kepadaNya. Bukan orang yang hanya tau teori agama tetapi prakteknya nol, gampang marah apalagi menggunakan ilmu agama untuk menjatuhkan dan mencela orang lain.

Dengan kita latih anak itu untuk mengenali ANALOGI sebagai alat belajar yang ampuh, kita telah memperkenalkan kepadanya terhadap cakrawala ilmu yang digelar Allah bagi manusia ini sesungguhnya bagai indahnya taman bunga dengan aneka warna bunga dan pepohonan. Atau indahnya pelangi dengan jumlah warna yang tak berhingga. Keindahan itu akan hilang kalau kita berusaha mengkotak-kotak warna pelangi tersebut atau mengkotak-kotak pohon bunga dalam taman bunga yang indah itu, atau mengkotak-kotak ilmu yang digelar Allah di alam ini.

Padahal maksud Allah dengan pagelaran ilmu itu adalah agar manusia dapat menguasai alam. Alam memang ditundukkan Allah kepada manusia. Jadi common denominator berbagai ilmu itu adalah cinta Allah kepada makhluq Nya yang bernama manusia ini.

Dengan alat (toll) analogi itu kita dapat lebih mengerti tentang berbagai hal yang terjadi, tanpa harus menjadi ahli dalam satu atau beberapa cabang ilmu tersebut. karena sesungguhnya semua ilmu itu terkait satu sama lain dan semua ilmu yang dapat kita pelajari hanyalah setetes dari samudra ilmu yang Tuhan punya. APA YANG DAPAT KITA SOMBONGKAN?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s